Puisi
Dasawarsa
hai, telah lewat satu dasawarsa
kau akan tersenyum atau sebaliknya
kekonyolan aku atau kita, bolehkan aku sebut begitu?
tiba-tiba saja karena lagu tulus pagi ini
bait-bait puisi tuan dan nyonya menari-nari di kepalaku
sudah sejak awal kita tahu hanya sekadar mengisi celah di hati
entahlah, aku tak yakin perempuan boleh punya rasa ini
sejak awal hanya mengagumi
selamat pagi, siang, sore dan malam
semoga semuanya baik-baik saja
seperti pagi yang selalu datang membawa kita sejenak mengizinkan kenangan datang
sebentar saja, ternyata telah lewat satu dasawarsa dan kita belum juga bertemu
09-04-2022
Selamat bertemu kembali
ReplyDelete